STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA is a college results development of the Academy of Information Management and Computer "AMIKOM YOGYAKARTA". AMIKOM Yogyakarta as an institution of higher education. Yogyakarta has AMIKOM Studies Program Information Management and Information Technology. These courses each managed by a Head of Department and Secretary of the Department are supported by The Lecturers, and Administrative Staff.

Teknologi RFID

RFID merupakan piranti yang memanfaatkan gelombang frekuensi radio untuk mengirimkan data dari suatu yang ditempeli RFID tersebut ke piranti pelacak RFID. Piranti ini dapat memudahkan kita dalam menyimpan atau menerima data dalam jarak yang jauh. Karena menggunakan gelombang frekuensi radio dalam transmisi datanya.

DELL VOSTRO 3450

Specially designed for small business, the durable, portable Vostro™ 3450 laptop helps you stay connected and in control, with style and confidence. With its 14" screen, you get the mobile productivity your business demands, without sacrificing the power you need.

THE FUTURE by AIRBUS

The future. Tis glorious. And while I dream of the day we’ll all have transparent skin and morphing appendages, it’s those amazing flying machines we’re likely to see such things on first. The Future by Airbus is a look at the possibilities and where they see the design of aircraft and aircraft interiors going. The result? A biomimicry-based Airbus 2050 concept that boast bionic structures, neural networks and a mix of composite and printed materials which could very well be self-reliant.

STAND UP COMEDY INDONESIA

Stand Up Comedy merupakan bentuk dari seni komedi atau melawak yang disampaikan secara monolog kepada penonton. Biasanya ini dilakukan secara live dan komedian akan melakukan one man show. Meskipun di sebut dengan stand up comedy, komidian tidaklah selalu berdiri dalam menyampaikan komedinya. Ada beberapa komidian yang melakukannya dengan duduk dikursi persis seperti orang yang sedang bercerita.

Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 April 2012

Kingston Meluncurkan MobileLite G3 yang Kompatibel dengan USB 3.0

Jakarta, Indonesia – 5 April 2012— Kingston, pemimpin independen dunia dalam produk memori, hari ini mengumumkan peluncuran generasi ketiga dari card reader MobileLite portable yang sangat terkenal. Unit ini sangat ideal untuk pengguna perorangan ataupun professional, MobileLite G3 (Kingston part number: FCR-MLG3) merupakan bagian pentind dari gadget mobile Anda karena unit ini sangat ultra portable, mudah digunakan karena cukup plug and play, ketika digunakan tidak membetuhkan sumber daya eksternal. MobileLite G3 merupakan sebuah unit yang sangat kompak, card reader USB 3.0 yang multi fungsi sehingga pengguna dapat dengan mudah mentransfer data digital, foto, games, musik dan dapat digunakan oleh beberapa jenis kartu yang dimiliki oleh perangkat digital saat ini.

MobileLite G3 mendukung SD/SDHC/SDXC, microSD/SDHC/SDXC dan MSPD*. Unit ini memungkinkan penggunanya untuk membawa sebuah perangkat untuk menyimpan, transfer atau membaca data pada perangkat host USB 3.0 ataupun 2.0 yang banyak digunakan oleh ponsel multimedia, kamera digital, tablet, notebook, netbook, computer, MP3 player dan banyak gadget lainnya. MobileLite G3 mempertemukan spesifikasi  USB 3.0 specification dan standard SDA 3.01, selain itu juga tetap kompatibel dengan USB 2.0.
Kingston MobileLite G3 didukung oleh garansi dua tahun dan gratis dukungan teknis. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi www.kingston.com/en.
Fitur dan Spesifikasi MobileLite G3
  • Kompatibel: dengan spesifikasi USB 3.0 specification, standard SDA 3.01
  • Serbaguna: memiliki banyak fungsi card reader USB
  • Mendukung SD/SDHC/SDXC, microSD/SDHC/SDXC dan MSPD*
  • Juga kompatibel dengan USB 2.0
  • Portable: dapat dengan mudah disimpan pada kantong kemeja Anda
  • Garansi: garansi dua tahun
  • Ukuran: 2.45″ x 1.16″ x 0.646″ (62.15mm x 29.40mm x 16.40mm)
  • Suhu pengoperasian: 32°F to 140°F (0°C to 60°C)
  • Suhu penyimpanan: 4°F to 158°F (-20°C to 70°C)
Tabel Kompatibilitas
Operating SystemUSB 3.0USB 2.0
Windows 7 (SP1)YesYes
Windows Vista (SP1, SP2)YesYes
Windows XP (SP3)YesYes
Windows 2000 (SP4)YesYes
Mac OS X v.10.5.x+NoYes
Linux v.2.6.x +YesYes





MSPD (memory stick pro duo) adalah merek dagang dan merek dagang terdaftar dari Sony Corporation. Kingston tidak berafiliasi dengan Sony Corporation. Nama dan merek lain dapat di klaim sebagai milik orang lain.

Google Pamerkan Kacamata Komputer Futuristik

Jakarta - Google memperkenalkan kacamata canggih nan futuristik. Kacamata yang saat ini disebut sebagai Project Glass tersebut membawa kemampuan komputasi yang cukup menakjubkan.

Dikontrol dengan suara, kacamata Google bisa digunakan untuk melakukan pencarian online, email dan navigasi arah. Bahkan bisa pula dipakai untuk video chat.

Kacamata berbasis teknologi augmented reality ini bisa menampilkan berbagai informasi seperti menunjukkan di mana lokasi pengguna dan keadaan cuaca. Pengguna juga bisa mengetahui lokasi pengguna lain dengan sistem Google Latitude.

Dilansir DailyMail dan dikutip detiKINET, Kamis (5/4/2012), kacamata ini tampaknya memakai sistem operasi Android. Ikon dan penampilan menu tampak familiar dengan OS robot hijau tersebut. Project Glass dibuat oleh tim di laboratorium Google yang dijuluki Google X.

"Grup kami dari Google X memulai Project Glass untuk membuat teknologi semacam ini, sesuatu yang membantu Anda mengeksplorasi dan membagikan dunia Anda," kata Google. 

"Kami membagi informasi ini sekarang karena kami ingin memulai perbincangan dan belajar dari input Anda yang berharga. Jadi kami mengambil beberapa foto untuk menunjukkan seperti apa kemungkinan teknologi ini dan video untuk mendemonstrasikannya," tambah Google.

Belum ada informasi kapan kacamata tersebut siap dipasarkan. Rumor menyebutkan Project Glass akan dijual sekitar akhir tahun 2012 ini.

Simak kemampuan kacamata canggih tersebut dalam video ini:





3 Teknologi Masa Depan yang Bukan Cuma Impian

Barcelona - Perkembangan pesat teknologi akan membuat fiksi sains yang biasanya hanya ada di film jadi kenyataan. Itulah prediksi yang dikemukakan Chairman Google, Eric Schmidt dalam pidato di Mobile World Congress (MWC) 2012 di Barcelona, Spanyol.

"Orang-orang yang memprediksi bahwa hologram dan mobil yang bisa berjalan sendiri akan segera menjadi kenyataan adalah sungguh benar," tukasnya seperti dikutip detikINET dari ABCnews, Rabu (29/2/2012). Berikut 3 prediksi teknologi masa depan yang disarikan dari pidato Schmidt:

1. Mobil kemudi otomatis akan menjadi umum

Google telah mengujicoba mobil dengan teknologi yang memungkinkannya berjalan sendiri tanpa bantuan manusia. Bahkan, mobil tersebut sudah sukses dijalankan di jalanan umum tanpa kendala berarti. 

Menurut Schmidt, mobil tersebut sudah diujicoba sejauh 322 ribu kilometer. Google memakai radar dan berbagai sensor sehingga mobil bersangkutan dapat secara mandiri mengenali jalan, kendaraan lain atau orang yang lewat. 

2. Manusia akan diwakili robot

Robot-robot kecil akan bisa digunakan untuk mewakili manusia ke berbagai tempat. Robot tersebut dibekali transmisi suara dan video yang bisa dilihat oleh orang yang diwakilinya sehingga mereka tidak perlu menghadiri acara secara langsung.

"Di masa depan Anda akan mampu mengutus robot di setiap event," ucap Schmidt. Saat ini, teknologi robotika memang tengah pesat perkembangannya untuk beragam kegunaan.

3. Realitas virtual melalui internet

Scmidht menyatakan teknologi internet akan memungkinkan orang-orang menggunakan semacam realitas virtual untuk berkunjung ke berbagai tempat dan negara. Di realitas virtual ini, orang-orang bisa berkumpul dengan bebas tanpa harus bertemu secara fisik. Namun mungkin ada kendala di negara yang konektivitasnya terbelakang.

"Hal itu akan mendefinisikan ulang relasi antara orang-orang di dunia. Di dunia baru ini, hanya akan ada sedikit diktator," imbuh Schmidt.


Sumber : http://inet.detik.com/read/2012/02/29/121908/1854417/511/3-teknologi-masa-depan-yang-bukan-cuma-impian

Memori Chip akan Transparan

Jakarta - Memori chip jenis baru yang transparan, fleksibel sehingga bisa digulung seperti kertas, suatu saat nanti akan menggantikan memori flash untuk smartphone dan komputer.

Terobosan teknologi chip ini dikembangkan tim ilmuwan dari Rice University di Amerika Serikat (AS). Mereka menyebut chip memori ini bisa menyimpan lebih banyak data mengingat arsitektur internal 3D-nya yang unik di dalamnya.

"Chip baru ini akan sangat bermanfaat di industri elektronik karena kebanyakan saat ini orang mencari pengganti memori flash," kata James Tour yang memimpin penelitian ini, seperti dikutip detikINET dari Cellular-news, Jumat (6/4/2012).

Tour meyakini, ukuran yang kecil serta sifatnya yang transparan akan memungkin chip buatannya ini bisa digunakan untuk beragam aplikasi dan perangkat serta menggantikan bahan yang rentan pecah.

Memori transparan yang diciptakan Tour dan timnya, sebenarnya merupakan pengembangan penemuan pada 2010. Saat itu ilmuwan menemukan bahan silikon kristal murni dengan lebar kurang dari 5 nanometer.

Sumber : http://inet.detik.com/read/2012/04/06/095801/1886469/317/memori-chip-akan-transparan?i991102105

Sabtu, 10 Maret 2012

THE FUTURE by AIRBUS

A. THE FUTURE by AIRBUS
Airbus is one of the manufacturers of commercial aircraft is arguably the top brand market leader alias. Air travel in the future become an interactive journey and very enjoyable. In addition, the concept of future aircraft made by Airbus, the producer from France successfully realized. Airbus launched its vision for the trip in 40 years,


DELL VOSTRO 3450

 Specially designed for small business, the durable, portable Vostro™ 3450 laptop helps you stay connected and in control, with style and confidence. With its 14" screen, you get the mobile productivity your business demands, without sacrificing the power you need.
  • Featuring 2nd generation Intel® Core™ processors
  • Select optional Dell ProSupport™ for 24x7 assistance, including on-site support
  • Stay connected with a Full HD Webcam, array mics, and preinstalled Web conferencing and voice-enhancing software
Vostro 3450 Notebook

 

Jumat, 09 Maret 2012

Teknologi RFID

PENDAHULUAN
Seiring perkembangan jaman kita membutuhkan suatu teknologi yang dapat memberikan identitas yang jelas dan detail. Tetapi tidak hanya kejelasan data yang kita butuhkan tetapi juga keamanan tentang data identitas pribadi kita. Sehingga memberikan kenyamanan pada penggunaan identitas tanpa adanya rasa khawatir akan pembajakan data identitas pribadi atau semacamnya.
Tetapi dengan kemajuan jaman juga , ditemukan adanya alat yang dapat memberikan sebuah identitas yang jelas dan keamanan yang cukup bisa diandalkan. Alat tersebut adalah RFID (Radio Frequency Identification). RFID adalah suatu metode yang memungkinkan kita untuk menyimpan dan mengambila suatu data pada jarak jauh dengan menggunakan suatu alat yang disebut RFID tag.

PEMBAHASAN

SEJARAH RFID

Di tahun 1946, Léon Theremin menemukan alat mata-mata untuk pemerintah Uni Soviet yang dapat memancarkan kembali gelombang radio dengan informasi suara. Gelombang suara menggetarkan suatu diafrakma (diaphragm) yang merubah sedikit bentuk resonator, yang kemudian memodulasi frekuensi radio yang terpantul. Walaupun alat ini adalah sebuah alat pendengar mata-mata yang pasif dan bukan sebuah kartu/label identitas, alat ini diakui sebagai benda pertama dan salah satu nenek-moyang teknologi RFID. Meskipun hal ini tidak benar sepenuhnya karena alamat Theremin ini sebenarnya suatu alat pendengar yang pasif dan bukan merupakan suatu identification tag. Beberapa publikasi menyatakan bahwa teknologi yang digunakan RFID telah ada semenjak awal era 1920-an, sementara beberapa sumber lainnya menyatakan bahwa sistem RFID baru muncul sekitar akhir era 1960-an.
Sebuah teknologi yang lebih mirip, IFF Transponder, ditemukan oleh Inggris di tahun 1939, dan secara rutin digunakan oleh tentara sekutu di Perang Dunia II untuk mengidentifikasikan pesawat tempur kawan atau lawan. Transponder semacam itu masih digunakan oleh pihak militer dan maskapai penerbangan hingga hari ini.
Karya awal lainnya yang mengeksplorasi RFID adalah karya tulis ilmiah penting Harry Stockman pada tahun 1948 yang berjudul Communication by Means of Reflected Power (Komunikasi Menggunakan Tenaga Pantulan) yang terbit di IRE, halaman 1196-1204, Oktober 1948. Stockman memperkirakan bahwa “…riset dan pengembangan yang lebih serius harus dilakukan sebelum problem-problem mendasar di dalam komunikasi tenaga pantulan dapat dipecahkan, dan sebelum aplikasi-aplikasi (dari teknologi ini) dieksplorasi lebih jauh.”

Paten Amerika Serikat nomor 3,713,148 atas nama Mario Cardullo di tahun 1973 adalah nenek moyang pertama dari RFID modern; sebuah transponder radio pasif dengan memori ingatan. Alat pantulan tenaga pasif pertama didemonstrasikan di tahun 1971 kepada Perusahaan Pelabuhan New York (New York Port Authority) dan pengguna potensial lainnya. Alat ini terdiri dari sebuah transponder dengan memori 16 bit untuk digunakan sebagai alat pembayaran bea.

Pada dasarnya, paten Cardullo meliputi penggunaan frekuensi radio, suara dan cahaya sebagai media transmisi. Rencana bisnis pertama yang diajukan kepada para investor di tahun 1969 menampilkan penggunaan teknologi ini di bidang transportasi (identifikasi kendaraan otomotif, sistem pembayaran tol otomatis, plat nomor elektronik, manifest [daftar barang] elektronik, pendata rute kendaraan, pengawas kelaikan kendaraan), bidang perbankan (buku cek elektronik, kartu kredit elektronik), bidang keamanan (tanda pengenal pegawai, pintu gerbang otomatis, pengawas akses) dan bidang kesehatan (identifikasi dan sejarah medis pasien).

Demonstrasi label RFID dengan teknologi tenaga pantulan, baik yang pasif maupun yang aktif, dilakukan di Laboratorium Sains Los Alamos di tahun 1973. Alat ini diperasikan pada gelombang 915 MHz dan menggunakan label yang berkapasitas 12 bit.

Paten pertama yang menggunakan kata RFID diberikan kepada Charles Walton di tahun 1983 (Paten Amerika Serikat nomor 4,384,288)





PENGERTIAN RFID

RFID merupakan piranti yang memanfaatkan gelombang frekuensi radio untuk mengirimkan data dari suatu yang ditempeli RFID tersebut ke piranti pelacak RFID. Piranti ini dapat memudahkan kita dalam menyimpan atau menerima data dalam jarak yang jauh. Karena menggunakan gelombang frekuensi radio dalam transmisi datanya.

Setiap RFID biasanya memiliki komponen-komponen seperti berikut:
  • Sebuah piranti RFID (transponder atau tag) yang berisi data tentang benda atau sesuatu yang ditempeli transponder tersebut.
  • Sebuah antena untuk mentransmisikan sinyal RF dan piranti RFID ke piranti pembaca RFID.
  • Sebuah transceiver pembangkit sinyal RF.
  • Sebuah piranti pembaca yang menerima transmisi RF. Piranti ini kemudian menyampaikan data yang diperolehnya ke sistem komputer untuk diproses.
  • Selain itu biasanya ada perangkat lunak atau aplikasi yang dipergunakan untuk mengolah data yang diperoleh.




FREKUENSI RFID

Teknologi RFID biasanya menggunakan frekuensi sekitar 125 – 134 KHz untuk frekuensi rendah, sementara RFID frekuensi tinggi menggunakan frekuensi 800 – 950 MHz, dan 2,4 – 2,5 GHz. Semakin tinggi frekuensinya semakin jauh jarak jangkauannya, semakin tinggi kecepatan bacanya dan semakin mahal. Untuk frekuensi tinggi biasanya digunakan untuk melacak kereta api dan penarikan pembayaran tol secara otomatis.

MACAM RFID
Terdapat dua jenis RFID berdasarkan catu daya tag yaitu RFID tag pasif dan RFID tag aktif. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

  1. RFID tag pasif
RFID tag yang pasif tidak memiliki power supply sendiri. RFID  hanya berbekal induksi listrik yang ada pada antena yang disebabkan oleh adanya frekuensi radio scanning yang masuk, tetapi itu sudah mencukupi untuk RFID tag memberikan respon balik. Meskipun respon yang diberikan hanya berupa ID saja. RFID tag yang pasif ini memiliki jarak jangkauan yang berbeda mulai dari 10 mm sampai dengan  6 meter.



  1. RFID tag aktif
Kebalikan dari RFID tag pasif, di RFID tag aktif memiliki sumber tenaga sendiri dan juga jangkauan jarak yang lebih jauh dari RFID tag pasif. RFID tag aktif juga memiliki memori yang lebih besar sehingga data yang disimpannya lebih bermacam-macam.
Kelebihan dan kekurangan masing-masing RFID tag aktif dan RFID tag pasif:
  • Karena RFID pasif yang tak mebutuhkan power supply ini memungkinkan ukuran dari RFID tag pasif memiliki bentuk lebih kecil dibanding RFID tag aktif.

Chip RFID Hitachi Sebesar Debu
  • Tetapi hal ini yang menyebabkan RFID tag pasif hanya dapat memberikan data sederhana seperti ID saja
  • Sebaliknya RFID tag aktif memiliki power supply sendiri maka RFID tag aktif memiliki jangkauan jarak yang lebih jauh dibanding RFID tag pasif.
  • Ini juga menyebabkan harga RFID tag aktif semakin mahal dibandingkan RFID tag pasif
Berdasarkan frekuensi radio yang dijangkau, RFID dibedakan menjadi empat macam yaitu:
  1. Low frequency tag (antara 125 ke 134 kHz)
Low frequency RFID tag banyak digunakan untuk identifikasi pada binatang, beer keg tracking, keylock pada mobil dan juga sistem anti pencuri. Binatang peliharaan seringkali ditempeli  dengan chip yang kecil sehingga mereka bisa dikembalikan kepada pemiliknya jika hilang. Di Amerika Serikat, frekuensi RFID yang digunakan ada dua yaitu 125 kHz (standar aslinya) dan 134.5 kHz (yang merupakan standar internasional).

  1. High frequency tag (13.56 MHz)
High-frequency RFID tag sering digunakan pada perpustakaan atau toko buku, pallet tracking, akses kontrol pada gedung, pelacakan bagasi pada pesawat terbang dan apparel item tracking. Ini juga digunakan secara luas pada identifikasi lencana, mengganti keberadaan kartu magnetik sebelumnya. Lencana ini hanya perlu dipegang dalam suatu jarak tertentu dan reader-nya langsung dapat mengenali siapa pemegang lencana tersebut. Kartu kredit American Express Blue saat ini sudah mengandung RFID tag dengan high-frequency.

  1. UHF tag (868 sampai 956 MHz)
UHF RFID tag sering digunakan secara komersial pada pallet dan pelacakan container, pelacakan truk dan trailer pada pelabuhan kapal laut.

  1. Microwave tag (2.45 GHz)
Microware RFID tag seringkali digunakan dalam akses kontrol jarak jauh kendaraan bermotor
.
SISTEM RFID

Suatu sistem RFID dapat terdiri dari beberapa komponen, seperti tag, tag reader, tag programming station, circulation reader, sorting equipment dan tongkat inventory tag. Keamanan dapat dicapai dengan dua cara. Pintu security dapat melakukan query untuk menentukan status keamanan atau RFID tag-nya berisi bit security yang bisa menjadi on atau off pada saat didekatkan ke reader station. Kegunaan dari sistem RFID ini adalah untuk mengirimkan data dari piranti portable, yang dinamakan tag, dan kemudian dibaca oleh RFID reader dan kemudian diproses oleh aplikasi komputer yang membutuhkannya. Data yang dipancarkan dan dikirimkan tadi bisa berisi beragam informasi, seperti ID, informasi lokasi atau informasi lainnya seperti harga, warna, tanggal pembelian dan lain sebagainya. Penggunaan RFID untuk maksud tracking pertama kali digunakan sekitar tahun 1980 an. RFID dengan cepat mendapat perhatian karena kemampuannya dalam men-tracking atau melacak object yang bergerak. Seiring dengan perkembangan teknologi, maka teknologi RFID sendiripun juga berkembang sehingga nantinya penggunaan RFID bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Dalam suatu sistem RFID sederhana, suatu object dilengkapi dengan tag yang kecil dan murah. Tag tersebut berisi transponder dengan suatu chip memori digital yang di dalamnya berisi sebuah kode produk yang sifatnya unik. Sebaliknya, interrogator, suatu antena yang berisi transceiver dan decoder, memancarkan sinyal yang bisa mengaktifkan RFID tag sehingga dia dapat membaca dan menulis data ke dalamnya. Ketika suatu RFID tag melewati suatu zone elektromagnetis, maka dia akan mendeteksi sinyal aktivasi yang dipancarkan oleh si reader. Reader akan men-decode data yang ada pada tag dan kemudian data tadi akan diproses oleh komputer. Kita ambil contoh sekarang misalnya buku-buku yang ada pada perpustakaan. Pintu security bisa mendeteksi buku-buku yang sudah dipinjam atau belum. Ketika seorang user mengembalikan buku, security bit yang ada pada RFID tag buku tersebut akan di-reset dan recordnya di ILS secara otomatis akan di-update. Pada beberapa solusi yang berbasis RFID maka slip pengembaliannya bisa di-generate secara otomatis pula.

Sistem RFID
MANFAAT RFID

  • Penarikan biaya jalan tol
  • Pengidentifikasian dan pelacakan jalur kereta
  • Pemantauan transportasi truk kontainer
  • Aplikasi-aplikasi pengolahan kesehatan dan logistik
  • Pengidentifikasian hewan
  • Pelumpuhan mobil untuk alasan keamanan
  • Otentikasi dokumen
  • Pelacakan pemain ski
  • Pemantauan peserta pada lomba olah raga


KEUNTUNGAN RFID

  • Kode yang terdapat pada RFID bisa lebih panjang dibandingkan piranti yang sejenisnya dengan RFID.
  • Kode RFID yang terdapat pada RFID bisa diakses dari suatu tempat ke tempat lainnya sampai akhirnya bisa sampai ke tangan pelanggan

KEKURANGAN RFID

  • Harganya saat ini yang masih cukup mahal
  • Pembeli suatu barang (yang dilengkapi RFID tag) tidak akan tahu keberadaan dari RFID tag atau bahkan tidak dapat untuk melepasnya.
  • RFID tag dapat dibaca oleh pihak lain dalam jarak yang jauh tanpa sepengetahuan pemiliknya.
  • Jika suatu barang yang mengandung RFID tag Anda beli dengan menggunakan kartu kredit, maka akan sangat mungkin untuk mengasosiasikan ID tersebut dengan identitas si pembeli.

REGULASI DAN STANDARISASI RFID

Sampai saat ini belum ada lembaga atau badan dunia yang mengatur mengenai penggunaan frekuensi pada RFID. Pada dasarnya, setiap negara dapat membuat peraturan sendiri mengenai hal ini. Badan-badan utama yang tugasnya memberi alokasi frekuensi untuk RFID adalah sebagai berikut:
  • USA: FCC (Federal Communications Commision)
  • Canada: DOC (Department of Communication)
  • Europe: ERO, CEPT dan ETSI
  • Japan: MPHPT (Ministry of Public Management, Home Affairs, Post and Telecommunication)
  • China: Ministry of Information Industry
  • Australia: Australian Communication Authority
  • New Zealand: Ministry of Economic Development
Frekuensi rendah (125 – 134 kHz dan 140 – 148.5 kHz) dan frekuensi tinggi (13.56 MHz) dari RFID tag dapat digunakan secara global tanpa lisensi. Frekuensi ultra tinggi (UHF 868 MHz- 928 MHz) tidak boleh digunakan secara global karena belum ada standar global yang mengaturnya. Di Amerika Utara, UHF dapat digunakan tanpa lisensi pada rentang 908 – 928 MHz, tetapi restriksinya ada pada transmission power-nya. Di Eropa, UHF sedang dipertimbangkan dalam rentang 865.6 – 867.6 MHz. Penggunaannya saat ini masih tanpa lisensi untuk rentang 869.40 – 869.65 MHz, tetapi restriksinya kembali pada transmission power-nya. Standar UHF di Amerika Utara tidak diterima di Perancis karena akan menimbulkan interferensi dengan frekuensi yang digunakan oleh militer. Di Cina dan Jepang juga belum ada regulasi untuk penggunaan UHF. Di Australia dan Selandia Baru, rentang 918 – 926 MHz digunakan tanpa lisensi, tetapi restriksinya juga ada pada transmission power-nya. Regulasi juga ada pada sisi kesehatan dan isu lingkungan. Sebagai contoh, di Eropa, regulasi dari Waste Electrical and Electronic Equipment menyatakan bahwa RFID tag tidak boleh dibuang. Ini artinya bahwa jika suatu kemasan kosong mau dibuang, maka RFID tag-nya harus dilepas terlebih dahulu.
Berikut ini beberapa standar yang dibuat dan mengandung seputar teknologi RFID, yaitu:
•  ISO 10536
•  ISO 14443
•  ISO 15693
•  ISO 18000
•  EPCglobal

KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, kita dapat menarik kesimpulan tentang teknologi RFID ini. Meskipun banyak keuntungan yang diberikan dari RFID seperti dari segi ukurannya, data yang disimpan, dan kemudahan akses data dari jarak jauh. RFID tidak lepas dari kekurangannya seperti segi harganya, interferensi yang terjadi jika digunakan bersamaan dengan kartu kredit, masih dapat dibajak oleh orang laindan juga segi standarisasinya.

REFERENSI
http://www.lib.itb.ac.id/~mahmudin/makalah/ict/ref/RFID.pdf
http://www.dudung.net/teknologi-informasi/rfid-sebagai-peranti-pengenal-identitas.html
http://journal.uii.ac.id/index.php/Snati/article/viewFile/1974/1747
http://teknik-informatika.com/perangkat-input-rfid/
http://wapedia.mobi/id/RFID
http://www.beritaindonesia.co.id/iptek/chip-rfid-hitachi-sebesar-debu
http://indocashregister.com/2008/03/18/mungkinkah-nantinya-barcode-digantikan-rfid/
http://www.bestlib.co.cc/2008/06/rfid.html
RFID – Wikipedia (http://en.wikipedia.org/)